You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Lahan Eks JS 37 Akan Direfungsi Jadi Trotoar
photo Rio Sandiputra - Beritajakarta.id

Lahan Eks JS 37 akan Direfungsi Jadi Trotoar

Sisa pembongkaran tempat penampungan sementara pedagang kaki lima (PKL) JS 37, Jl Dharmawangsa Raya dibersihkan petugas, Senin (3/8). Nantinya, lokasi tersebut akan direfungsi menjadi trotoar bagi pejalan kaki.

Kita bongkar lagi ada sisa tembok-tembok yang masih berdiri tadi. Lalu ini puingnya masih sangat banyak sekali


"Kita bongkar lagi ada sisa tembok-tembok yang masih berdiri tadi. Lalu ini puingnya masih sangat banyak sekali," ujar Agustio Ruhuseto, Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan, Senin (3/8).

Menurut Agustio, pihaknya menurunkan 10 petugas untuk melakukan pembersihan lahan. Agar bisa lebih cepat mengangkut sisa puing yang ada dari 17 lapak PKL tersebut. "Sepertinya ini 10 orang saja masih agak kurang karena material puingnya cukup besar," ucapnya.

Tiga Ton Sampah Diangkut dari JS 37

Nantinya, lahan dengan lebar 2,5 meter dan panjang sekitar 150 meter akan difungsikan kembali menjadi trotoar. "Kita fungsikan kembali menjadi trotoar. Dibuat peluran semen saja, karena kalau dibuat pakai konblok bisa dicuri orang," terangnya.

Rencananya, untuk pembersihan puing akan berlangsung selama 1 minggu. "Karena itu mengangkut ke mobilnya pakai manual tenaga manusia ya kira-kira satu minggu baru bisa selesai," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5234 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1843 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1777 personNurito
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1752 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1572 personAnita Karyati